Rabu, 17 Januari 2018

KAJIAN TAUHID

Awal pekan ini ada yang berbeda dengan kegiatanku. Kali ini ku sempatkan untuk mengikuti kajian yang di adakan oleh daarut tauhid, sebuah lembaga didikan dari Aa Gym. Kajian kali ini yang begitu antusias adalah istriku, ia pengen banget menghadirinya, sedari pagi semua telah disiapkan agar nanti siangnya bisa makan siang di istiqlal, sebuah mesjid besar yang ada di Asia Tenggara peninggalan jaman pak Harto, saat menjabat menjadi presiden kala itu.

Kajian kali ini mengundang 3 pembicara, yaitu Ippho Santosa sebuah pembisnis muda, Anies Baswedan seorang Gubernur DKI Jakarta dan satunya lagi adalah Aa Gym sendiri, sebagai mediator dalam acara kajian. Kajian ini mengangkat tema sebagai Kajian Tauhid, dimana semuanya tentang tauhid yang dikemas sederhana namun banyak yang bisa di ambil ibrohnya.

Aku dan istri agak telat tiba di lokasi kajian, karena jalanan di jakarta walaupun di hari ahad juga bisa macet, apalagi jalur yang akan kita lalui adalah jalur tempat peribadatan agama lain. Kami tiba di Istiqlal setelah Ippho Santosa selesai berbicara. Namun kami tak ketinggalan saat pak Anies mendapat giliran berbicara karena beliau juga hadirnya belakangan.

Mantan menteri pendidikan ini mengungkapkan bahwa "alangkah indahnya jika saat hari ibu yang biasanya kita nih sebagai anaknya yang mengucapkan selamat hari ibu, kini giliran ibu yang akan mengucapkan hal ini ke kita nih, anak-anaknya, seperti "nak, rahim ibumu ini bukan tempat untuk koruptor", "maka saya yakin, tidak ada anak yang menjadi koruptor saat ini ketika ibu mereka yang mengatakan hal demikan" kata Pak Anies Baswedan.

Dalam kesempatan lain ketika pak Anies di tanya oleh Aa Gym terkait masalah pembagian waktu antara keluarga dan pekerjaan, beliau menjawab dengan santai dan memberikna beberapa kunci seperti Komunikasi menjadi seimbang dengan 3 hal yaitu, Aman, Support dan Konsisten. Impian kepemimpinan Anies-Sandi yaitu
1. Membereskan ketimpangan (kemiskinan) di jakarta
2. Menyelesaikan Pendidikan
3. Menyiapkan lapangan pekerjaan
4. Transportasi
5. Banjir, sampah dll

Saat Aa Gym mengaitkan semua hal dalam pemerintahan dengan kajian tauhid, beliau menyimpulkan sebagai berikut :
Perubahan dari 3 hal, yaitu
1. Mulai dari diri sendiri
2. Mulai dari hal yang kecil
3. Mulai dari sekarang

Rumus Pengelolaan Sampah ala Aa Gym, yaitu :
Tahan dari buang sampah sembarangan
Simpan sampah pada tempatnya
Pungut sampah adalah sedekah

Kondisi agar bisa naik pangkat
Bersih Rapi Tertib Teratur
by Aa Gym

Terakhir pesan dari pak Anies Baswedan adalah "Merefleksikan pengalaman, nanti akan jadi hikmah untuk diri sendiri"

2 komentar:

  1. Alhamdulillah ya kita diberi kesempatan untuk hadir:-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah masih ada kesempatan yang baik

      Hapus