Selasa, 30 September 2014

KISAH


LEBAKWANGI SQUAD’S

Aku dan 2 orang temanku di tempatkan di SD Negeri Lebakwangi, salah satu sekolah yang menjadi sarana untuk ku dan temanku saling share mengenai pendidikan. Ruang lingkupnya pun jelas, antara yang muda dan yang telah lama mengabdikan diri untuk pendidikan di negeri ini.
Aku menyebutkan tim ini sebagai Lebakwangi Squad’s. Terdiri dari orang-orang yang memilki karakter serta pemahaman yang berbeda dalam menghadapi suatu persoalan. Bahkan salah satu dari kami pernah menuliskan sebuah status dalam akun facebook pribadinya bahwa “....temen sekelompok yang juga asyiik, punya pemikiran yang kadang-kadang jauh bedaaa....jadilah tinggal nunggu hasil diskusi mereka berdua kelar...hehehehe”.
Kami bertiga akan bersinergi dengan perangkat sekolah hingga pertengahan bulan November 2014, sekitar tanggal 15. Banyak agenda yang kami rencanakan, mudah-mudahan dapat terwujud semua. Aamiin.
Tim ku ini unik kawan, biografi kami bertiga berbeda-beda. Sebut saja temanku yang satu ini, dari medan asalnya boi (hehehe kebawa sapaan buatnya) namanya Abdi, lengkapnya Abdi Husni Dermawan, seorang pria yang keliatannya sangar tapi memiliki hati yang begitu lembut, bagaimana tidak kawan, ia pencipta puisi yang hebat dan menyentuh kalbu, banyak teman-teman lainnya yang berdecak kagum mendengar intonasi ia dalam menyulut kata demi kata dalam goresan pena puisinya, bahkan terkadang sampai berderai air mata. Abdi ini mirip dengan temanku yang lain di Kendari, namanya Siswowijoyo. Karakter mereka hampir mirip, agak keras tapi lembut. Hehehehe.
Abdi berasal dari background disiplin ilmu Pendidikan Luar Sekolah dimana lebih kepada andragogik bukan pedagogik-nya, lebih kepada usia yang lebih dewasa (remaja sampai lansia). Bukan hanya kali ini aku setim dengan Abdi, boleh dikata dari awal bersua di Bumi Pengembangan Insani (BPI), tim ke Kebun Raya Bogor, tim mengisi training motivasi “The Power of Dream”, kelompok fasilitator akademik bersama pak Agung Pardini, hingga sekarang bersama di tim Lebakwangi Squad’s, moga aja Bung Abdi tidak bosan-bosan setim denganku. (bisa saling mendukung terus, hingga akhir menutup mata.... #edisilebay.... hohoho).
Jika yang satu ini adalah teman dalam satu tim ku yang paling cantik sendiri, bagaimana tidak, dia salah satunya wanita. (jadi wajar ya...hehehehe).
Namanya Fitriani Wahyu Setyaningrum diapanggilnya dengan sapaan Pipit. Kok jauh dan tak nyambung ya dengan nama aslinya.hehehehe. ya sapaan tersebut di buat ketika di Sekolah Guru Indonesia (SGI), karena di SGI banyak yang bernama Fitri, total ada 3 kawan. Jadi, mereka bertiga sepakat untuk memberi sapaan untuk diri mereka, ada yang di panggil dengan nama Fitri sesuai dengan nama aslinya, adanya yang di panggil dengan Anti dan tim ku yang satu ini, sepakat untuk di panggil dengan nama Pipit. Awalnya, kupikir mereka bakalan membentuk suatu kosakata unik jika digabungin namanya, yaitu Anti Mala Ria. Hehehe (bercanda boss). Pipit pun mirip dengan iparnya Mas Ilham, Ayu namanya, ketika tempo hari aku konfirmasi kepada Ayu dan keluarganya, mereka sempat kaget juga, ada miripnya di Bogor. Hehehehe.